Sabtu, 24 April 2010

ANGKATAN 60

Tahun 2009 yang lalu, saya telah menerbitkan buku Leksikon Sastra Riau, yang berisi kumpulan sastrawan Riau, nama, karya-karyanya, pendidikan dan riwayat hidup singkatnya. Jumlah nama sastrawan Riau diatas 150 orang. Saya membuat pengertian tersendiri tentang sastrawan Riau, yaitu mereka yang pernah menciptakan karya-karya sastranya di negeri Riau, mungkin ia dilahirkan di Riau, mungkin juga ia sempat bermukim di Riau.
Ketika diadakan diskusi sastra untuk bedah buku itu, yang diadakan oleh Fakultas Ilmu Budaya Unilak, banyak juga penanggap yang tidak sependapat dengan pengertian sastrawan Riau.
Saya tetap memegang pendirian seperti semula. Lalu saya ambil salah satu riwayat lahirnya buku itu, yaitu ketika dalam perjalanan ke Makasar, saya menemukan sebuah buku yang berjudul Leksikon Sastrawan Jakarta. Dalam buku itu, disebutkan pengertian dari siapakah Sastrawan Jakarta itu. Definisinya sama dengan saya sebutkan di atas, yaitu siapa saja yang pernah bermukim di Jakarta dan menuliskan karya-karyanya di media Jakarta.
Nah, dari dialog di kampus Rumbai itu, saya pun berkeinginan untuk menyempurnakan buku tersebut. Namun rasanya, saya tidak mampu untuk menyempurnakan buku itu, mengingat memerlukan waktu dan tenaga yang tidak sedikit.
Tapi saya ingin mengembangkan buku itu, terbatas pada sastrawan-sastrawan tertentu, dan saya ingin memperdalam dan mengembangkannya pada mereka-mereka yang telah berumur 60 tahun ke atas. Untuk itu, saya akan menyebutnya dengan judul buku Angkatan 60, Sejumlah Sastrawan Riau. Mungkin kawan-kawan ada yang ingin memberikan saran, silahkanlah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar